Pesona Lima Permata dari Tiga Desa Sejahtera Astra di Barat Sumatera
- November 11, 2025
- By sarahmtv.blogapot.com
- 0 Comments
| Kengerian sekaligus keindahan jadi satu dalam kelok 44. (disparpora.agamkab.go.id) |
Curamnya puluhan tikungan kelok yang membuat bulu kuduk saya berdiri berkali-kali dan kemacetan yang tak bisa kami hindari karena harus mengantri dengan kendaraan yang naik, seolah terlupakan dalam ingatan kami.
Aroma khas vegetasi yang tumbuh menyuburi kelok 23 dan sekitarnya terhirup dari sebuah pondok yang kami jejaki. Wangi seduhan kopi Arabika berpadu dengan aroma teh talua yang kami pesan langsung memanjakan kami kala mengistirahatkan diri.
Tak akan pernah menyangka, berada di tanah leluhur yang selama puluhan tahun ini hanya saya rajut dalam sabar dan doa, kini nyata di depan mata untuk pertama kalinya. Menarik saya dan para perantau yang datang tidak hanya untuk beranjangsana melainkan mensyukuri pesona dan berbagai kekayaan alam Tanjung Raya dan sekitarnya.
Dari berbagai kekayaan alamnya, saya melihat Sumatera Barat menyimpan kisah-kisah mengenai semangat masyarakat yang bertransformasi melalui program PT Astra yang diberi nama Desa Sejahtera Astra (DSA). Kisah-kisah tersebut terekam dalam Nagari Dalko, Nagari Lawang dan Nagari Balingka.
Nagari Dalko dan Kopi Sibarasoknya
![]() |
| Kopi jenis Robusta dari Sibarasok (IG @dsa_kopiragam) |
Pada tahun 2014, Dalko masih berada di wilayah Tanjung Sani, kemudian wilayah yang tak jauh dari Danau Maninjau sejak tahun 2022 ini termasuk ke dalam nagari di Kecamatan Tanjung Raya (jadesta.kemenpar.go.id). Melansir infopublik.id, Dalko merupakan akronim dari gabungan wilayah jorong yang ada di nagari tersebut, yaitu Dama Gadang, Lubuak Sao, Koto Panjang dan Arikia. Nagari ini punya julukan sebagai negeri dengan seribu air terjun karena tercatat ada lebih dari 10 air terjun yang berada di sana. (journal.ummat.ac.id).
Belum banyak orang yang tahu jika Dalko punya wilayah penghasil kopi dengan bangunan gudang dan mesin bekas yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Ia terletak di Sibarasok, Kampung Lubuak Nyanyuak, Jorong Koto Panjang dan menghasilkan kopi jenis Robusta. Sementara itu, salah satu Petani Sibarasok bernama Khudri, kopi ini sudah dipasarkan ke hotel-hotel di Lubuk Basung, Bukittinggi, Padang hingga ke Pulau Jawa. (prokabar.com)
Tidak hanya itu, mantan Bupati Agam, Indra Catri, bahkan pada tahun 2019 menyebut kopi Sibarasok sebagai ameh hitam atau emas hitam dari Kabupaten Agam (kaba12.co.id), karena kopi sebagai salah satu minuman yang bernilai tinggi dan banyak diminati, baik itu di Indonesia maupun di luar negeri. Sehingga tidak heran jika PT. Astra melalui program Desa Sejahtera Astra (DSA) memberikan bantuan diantaranya pengembangan komoditas kopi dan agroforestri untuk para petani di wilayah Tanjung Raya dan sekitarnya.
Nagari Lawang dengan Tiga Permata
Siapa yang tak tahu Puncak Lawang? Destinasi wisata paling populer di Barat Sumatera yang terkenal dengan Paralayang sebagai aktivitas utama pariwisata di sana. Selain paralayang, Puncak Lawang yang berada di Nagari Lawang, kecamatan Matur, Kabupaten Agam ini juga sering menjadi tempat perburuan sunrise bagi para Juru Lensa maupun wisatawan Indonesia dan mancanegara. Lokasinya, ungkap wonderfulindonesia.id, berada di bagian barat laut Danau Maninjau, dengan ketinggian sekitar 1.100 hingga 1.300 meter di atas permukaan laut, tergantung dari sudut pandang.
![]() |
| Puncak Lawang dengan paralayang (sumbar.jadesta.com) |
Nagari Lawang terbagi menjadi 6 jorong, yaitu Jorong Lawang Tuo, Jorong Batu Basa, Jorong Katapiang, Jorong Gajah Mati, Jorong Pabatuangan dan Jorong Buayan. Wilayah Nagari Lawang terdiri dari kawasan perkebunan tebu, sawah, kebun bawang serta hutan. sebagian besar wilayah Nagari Lawang adalah area perkebunan tebu yang menjadi salah satu komoditas utama masyarakat. (sumbarkita.id)
![]() |
| Gula merah bukan hanya di Jawa tapi di SumBar juga ada (sumbar.jadesta.com) |
Masyarakat Lawang, melansir sumbarkita.id, menggunakan tebu untuk memproduksi berbagai produk UMKM diantaranya gula, kerupuk ubi saka, dan minuman air tebu. Menariknya, di nagari ini juga terdapat tempat wisata kilang tebu tradisional yang menawarkan para wisatawan untuk melihat langsung Mangilang Tebu/Saka atau pembuatan, pengolahan gula saka dengan tenaga Kerbau.
Oleh karenanya tidak heran jika dari gula Saka ini muncul salah satu minuman botanikal hangat yang punya banyak khasiat bernama teh talua. Komposisinya terdiri dari telur ayam kampung, teh dan gula Saka atau gula khas Lawang, kadang divariasikan dengan kental manis juga.
Kebun Buah Stroberi di Nagari Balingka
Bukan hanya Lembang, Kabupaten Bandung saja yang punya kebun buah Stroberi tetapi Nagari Balingka di kecamatan IV Koto juga punya kebun yang sama, lokasi tepatnya di Jorong Pahambatan. Destinasi agrowisata ini populer di Kabupaten Agam karena berbagai aktivitas dan fasilitasnya yang ramah keluarga.
![]() |
| wisatawan memetik stroberi di Kebun Stroberi milik Pak Dadang (IG @kebun_strawberry_pak dadang) |
Ada berbagai aktivitas yang bisa dicoba wisatawan diantaranya memetik sendiri buah stroberi, berswa foto, menikmati produk olahan buah stroberi seperti es krim, jus buah Stroberi, hingga selai buah Stroberi. Salah satu kebun buah Stroberi yang terkenal di Balingka ialah Kebun Buah Stroberi Pak Dadang yang mempunyai luas seperempat hektar. Dari Kebun Buah Stroberi Pak Dadang ini Anda bisa menikmati Stroberi jenis Mencir dan California.(gentaandalas.com).
Dari Kopi Sibarasok, Puncak Lawang, Gula Tebu, Sorbat, hingga Kebun Stroberi Balingka, kelima permata ini menggambarkan satu benang merah: semangat masyarakat desa untuk mandiri dan mampu di tangan masyarakatnya.
Setelah menyaksikan langsung Tanjung Raya dan sekitarnya pada tahun 2017 lalu, saya tak pernah menduga jika beberapa Nagari di Kabupaten Agam punya banyak permata yang berharga melalui berbagai kekayaan alamnya, hingga PT. Astra menemukan ketiganya dengan potensi luar biasa melaui program Desa Sejahtera Astra.
PT. Astra melalui program Desa Sejahtera Astranya yang dilaunching pada tahun 2018, bukan hanya fokus pada pengembangan usaha wirausaha tetapi juga memanfaatkan potensi dan produk terbaik dari desa agar perekonomian masyarakat lebih berdaya.









